Efek Samping dan Persiapan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Ada beberapa persyaratan dan peraturan yang harus diketahui oleh para ibu hamil dan menyusui yang harus dipenuhi demi mencegah efe samping/gejala berat ke penerima vaksin yaitu:
1. Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celsius
2. Tekanan darah di bawah 140/90 mmHg. Apabila hasilnya di atas 140/90 mmHg, pengukuran diulang lagi 5-10 menit kemudian, apabila masih di atas ambang batas tersebut, vaksinasi Covid-19 ditunda
3. Usia kehamilan di trimester kedua, atau di atas 13 minggu
4. Tidak ada tanda-tanda preeklamsia seperti kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur, dan tekanan darah di atas 140/90 mmHg
5. Tidak memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak, atau bidur di seluruh tubuh
6. Bagi ibu hamil dengan penyakit penyerta atau komorbid seperti jantung, diabetes, asma, penyakit paru, HIV, hipertiroid/hipotiroid, penyakit ginjal kronik, atau penyakit liver; penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut
7. Bagi ibu hamil dengan penyakit autoimun atau menjalani pengobatan autoimun seperti lupus, penyakit dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut
8. Tidak sedang menjalani pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun, dan penerima produk atau transfusi darah
9. Tidak sedang menerima pengobatan imunosupresan seperti kortikosteroid dan kemoterapi
10. Tidak terkonfirmasi positif Covid-19 dalam waktu tiga bulan terakhir

Efek Samping yang Mungkin Akan Dirasakan sehabis Vaksinasi Covid-19

Ada 2 efek samping yang mungkin bisa dirasakan baik oleh ibu hami dan menyusui ketika selesai vaksinasi menurut POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia). Gejalanya terbagi antara gejala ringan (umum) dan gejalan berat, berikut selengkapnya:
Efek samping ringan (umum):
• Nyeri
• Indurasi
• Kemerahan
• Pembengkakan Myalgia (Nyeri otot)
• Fatigue (Kelelahan berlebihan)
• Demam
Efek samping berat:
• Rhinitis (Iritasi di lapisan dalam hidung)
• Faringitis (Nyeri atau iritasi tenggorokan)
• Nyeri perut – Dispepsia (Gangguan pencernaan)
• Nausea (Mual dan ingin muntah)
• Vomiting (Muntah)
• Urtikaria (Kulit melepuh)
• Sakit kepala
• Malaise (Tidak enak badan, bisa kelelahan, nyeri menyebar atau hilang nafsu makan)
• Pireksia (demam)
Yang Harus Dilakukan Sebelum dan Sesudah Vaksinasi Covid-19
Adapun persiapan yang harus dilakukan baik sebelum vaksinasi dan hal yang harus segera dilakukan baik setelah vaksinasi Covid-19 oleh para ibu hamil dan menyusui guna memperingan efek samping/gejala yang bisa saja dirasakan setelah vaksinasi Covid-19. Berikut selengkapnya:
1. Istirahat yang Cukup setidaknya Seminggu sebelum Vaksinasi
Hal yang paling penting untuk para ibu hami dan menyusui untuk mengutamakan porsi waktu untuk beristirahat sebaik-baiknya. Ini tidak hanya untuk menghindari gejala berat setelah vaksinasi tapi untuk menjaga badan tetap fit sampai hari vaksinasi.Pastikan jam tidur sudah sesuai kebutuhan waktu tidur yang disarankan misalnya minimal harus rutin tidur 6-8 jam perharinya, hindari pekerjaan berat dan membutuhkan gerakan fisik yang banyak seperti berbelanja ke supermarket atau membersihkan rumah secara menyeluruh dalam satu waktu.bagi waktu dengan jarak waktu 1-2 jam sebelum mengerjakan pekerjaan lainnya yang membutuhkan banyak pergerakan seperti, menyapu, mengepel dan mencuci pakaian.
2. Makan dengan Teratur dengan Komposisi Makanan yang Sehat (Sebelum dan Sesudah Vaksinasi)
Pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan dengan komposisi yang sehat dimana kebutuhan serat, vitamin, karbohidrat, protein dan lemak tersedia dalam satu menu dengan porsi yang cukup atau sesuai kebutuhan gizi perhari.Hindari memakan makanan cepat saji terutama seminggu sebelum vaksinasi karena bisa memicu penyakit seperti radang dan batuk juga jenis penyakit lainnya yang dilarang untuk divaksin.
3. Rutin Meminum Multivitamin dan Buah-Buahan (Sebelum dan Sesudah Vaksinasi)
Jangan hanya makanan utama yang harus sehat, snack/cemilan juga harus sehat. Ganti snack yang biasa kamu konsumsi seperti ciki-cikian, biskuit atau jajanan warung lainnya dengan buah-buahan. Bisa di makan langsung atau di jus jika ingin lebih praktis.Jangan lupa juga barengi dengan meminum multivitamin yang diresepkan Dokter baik untuk ibu hamil atau menyusui untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan hal-hal baiknya lainnya yang dibutuhkan tubuh.Ingat makanan sehat tidak hanya bagus untuk membuat tubuh sehat jelang vaksinasi tapi juga baik untuk pertumbuhan janin dan meningkatkan kualitas ASI.
4. Konsultasi dengan Dokter Terlebih Dahulu sebelum Vaksinasi
Untuk mengetahui lebih baik kondisi tubuh, akan lebih baik jika melakukan cek kesehatan dan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum vaksinasi Covid-19.ni sangat penting untuk mengetahui apakan tubuh sudah siap vaksinasi. Terutama untuk ibu hamil, konsultasi ke Dokter sebelum vaksin harus menjadi prioritas jika tidak ingin ada kejadian buruk terjadi dengan kondisi janin.
5. Segera Kerumah Sakit atau Puksesmas Terdekat untuk Mendapatkan Resep Obat yang Tepat
Kondisi ibu hamil dan menyusui bisa dikatakan lebih spesial dan juga lebih rentan dan lebih berisiko terhadap gejala berat. Untuk itu agar lebih aman baiknya jangan sembarangan membeli obat, cobalah untuk membeli obat dari resep Dokter saja terutama untuk ibu hamil agar kondisi janin dan ibunya senantiasa baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 WooCommerce Floating Cart

No products in the cart.

Open chat
Ada yang bisa Kami bantu?